Jangan Kepo!!

Assalamualaikum ma friends...
How's your day?
Semoga baik-baik saja ya.
Yang sedang tidak baik-baik saja semoga lekas pulih. 

Di postingan kali ini mau bahas sesuatu yang sering dilakukan oleh kaum hawa alias perempuan nih. Apa tuh? Seperti yang terlihat di judul... Yaitu Kepo, alias rasa ingin tahu yang berlebihan dan mencari-cari informasi terkait sesuatu yang ujung-ujungnya malah menyakiti diri sendiri. Wkwk

Entah ini anugerah atau ujian, bahwa rata-rata perempuan itu jago sekali dalam urusan mencari tahu sesuatu. Modal nama lengkap aja seketika bisa jadi FBI wkwk. Tapi eh tapi ujung-ujungnya ya malah sakit sendiri, karena fakta yang ditemukan itu ternyata menyakitkan.

Nah pada kesempatan kali ini girls, sebagai sesama perempuan yang pernah sering kepo juga, menyarankan kalian untuk stop kepo, jangan kepo lagi dan lupakan lah niatan kalian untuk kepo. Demi kesehatan mental !!

Percayalah bahwa apa yang Allah tunjukan dan apa yang tidak Allah tunjukan adalah sebuah bentuk kasih sayang Allah pada kita. Allah tuh tahu banget hamba-Nya kayak gimana, tingkat sabarnya seberapa banyak, kemampuan menahan rasa sakitnya seberapa kuat, tingkat overthinking nya seberapa sering, Allah tahu banget sama kita. Karena Allah kan yang menciptakan kita. Makanya, ada beberapa hal yang Allah gak tunjukan sama kita karena Allah sayang kita. Karena mungkin, dengan tahu nya kita akan sesuatu itu akan membuat kita down dan tersiksa yang akhirnya membuat kita putus asa. Atau dengan tahu nya kita membuat kita bahagia sesaat, namun dampaknya kemudian jauh lebih buruk dari rasa bahagia yang sesaat itu. Maka, stop mencari tahu apa yang tidak Allah beri tahu pada kita. Karena, kadang ketidaktahuan adalah anugerah. Dengan begitu, setidaknya kita menghindari resiko patah hati yang kita buat sendiri kan? 

TAPI...
Ada tapi nya juga nih, sama hal nya dengan "apa yang tidak Allah tunjukan" adalah bentuk kasih sayang-Nya. "Apa yang Allah tunjukanpun merupakan kasih sayang Allah juga. Terlepas dari awalnya itu menyakitkan atau tidak. Terkadang, Allah menunjukkan pada kita sesuatu yang membuat hati kita terasa sakit tapi sebenarnya hal itu memberi dampak yang baik bagi kita kedepannya. Misalnya nih, sebelum menikah dengan seseorang Allah tunjukan bahwa dia ternyata berkhianat, tentu saja hal itu membuat sakit hati, tapi bukankah itu akan baik untuk masa depan? Karena sebelum hubungan itu berlanjut ke jenjang yang lebih serius, Allah sudah menunjukan bahwa dia adalah penghianat yang tak pantas dicintai dengan tulus. Jadi dalam kasus ini, jangan tutup mata dari apa yang Allah tunjukan pada kita sekalipun itu menyakitkan karena itulah bentuk kasih sayang Allah pada kita hamba-Nya. 

Jadi, dalam tahu dan ketidaktahuan didalamnya pasti terdapat kasih sayang Allah untuk hamba-Nya, karena Allah paling tahu siapa kita dan "komposisi" apa saja yang terkandung dalam jiwa dan raga kita. Maka, jangan mencari-cari tahu apa yang tidak Allah tunjukan padamu, dan jangan tutup mata dari apa yang telah Allah tunjukan padamu. Begitulah salah satu kunci ketenangan hidup. 

Aku sudah membuktikan itu, membiarkan segalanya mengalir sebagaimana yang Allah tentukan untuk kita. Aku tak lagi mencari-cari sesuatu yang tidak Allah tunjukan padaku, dan akupun sedang terus belajar untuk tidak menutup mata dari apa yang Allah tunjukan pada ku. Dengan begitu, hidupku jauh lebih tenang dibanding ketika aku mencari berbagai cara untuk menemukan sesuatu yang seharusnya aku tidak perlu tahu dan akhirnya aku hanya terluka karena prasangka-prasangka buruk yang di skenario kan oleh pikiran ku sendiri. Setelah aku berhenti mencari apa yang tidak Allah tunjukan, aku merasa lebih tenang dan 'bodo amat' karena aku lebih percaya Allah daripada prasangka buruk ku. Walau terkadang masih sering ada pertanyaan di dalam benak ku tentang apa yang terjadi, kenapa suatu hal terjadi padaku, kenapa seseorang melakukan itu padaku, tapi ketika aku kembali lagi pada prinsip "Apa yang Allah tunjukan dan apa yang tidak Allah tunjukan pada kita adalah bentuk kasih sayang Allah" maka aku berhenti mencari dan melanjutkan hidupku dengan lebih 'santai' dan 'bodo amat'. 

Tak lupa juga rasa bodo amat itu juga harus diiringi doa agar Allah beri kita petunjuk dan agar Allah kuatkan kita untuk apapun yang akan terjadi, untuk apapun yang akan kita ketahui dan untuk apa yang tidak kita ketahui. 

Jadi girls, jangan kepo lagi ya tentang si mantan, mantan nya mantan, pasangan si mantan yang terbaru, kehidupan seseorang yang menurut kita sempurna. Udah deh gausah dicari tahu kalo bukan Allah yang menampakkan pada kita dengan berbagai cara-Nya. Dan... Jangan tutup mata juga ya terhadap apa yang sudah jelas Allah tunjukan pada kita, pahami dan pertimbangkan segala baik buruk nya tentang apa yang telah Allah tunjukan pada kita. Kita pasti sudah tahu bukan, mana yang benar mana yang salah?

So, ya segitu aja dulu sih "sampah otak" yang ingin kubagikan pada saat ini. Semoga bisa bermanfaat untuk penulis sendiri dan juga untuk para pembaca. 

Yang baik-baik datangnya dari Allah, kalau ada kesalahan itu pasti karena kelemahan si 'penulis' yang masih harus banyak belajar ini. 

Sekian dan terima kasih guys... 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masih Inginkah Menjadi Guru?

Siapa yang Kurindukan?

I lost him, but I found The Greatest "HIM"